<27/08/08>
Wawancara oleh TPI TV tentang Muslimtionghoa ( 13 August 2008 )
Wawancara oleh krew TPI TV berlangsung pada tanggal 13 Agustus 2008 pada pukul 10.00 wib di Sekretariat Mustika, Gedung Persaudaraan Haji Lt. 3, Jl. Tegalan, Matraman Jakarta Timur. Wawancara dalam rangka untuk pengisian program acara JENDELA yang biasa ditayangkan setiap hari Sabtu pukul 12.30. Dan keinginan Krew TPI pada sesi tayangan JENDELA salah satunya yang bertema tentang Muslimtionghoa dan Kehidupannya.Pada kesempatan ini krew TPI mewawancarai Pak Syarif Tanudjaja, SH tentang tema apa yang menarik untuk ditayangkan dan ingin mengetahui lebih jauh lagi tentang Muslimtionghoa. Pembicaraan seputar topik pengajian, kehidupan rumah tangga muslimtionghoa, pernikahan muslimtionghoa, pembinaan dan status muslimtionghoa di Indonesia serta penyambutan bulan Ramadhan oleh muslimtionghoa.
Pada kesempatan kali ini tahap wawancara saja, kelanjutan untuk meliputi program pengajian di Muslimtionghoa, pernikahan Muslimtionghoa, kehidupan Mualaf Muslimtionghoa, maupun nasyid berciri khas etnis muslimtionghoa. Yang sudah pasti akan diliput yaitu kegiatan pengajian Muslimtionghoa.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TPI TV dan kegiatan mustika yang terkini .
<17/08/08>
Pengucapan Syahadat Oleh Tan Ong San
Pengucapan Syahadat oleh Tan Ong San pada tanggal 3 Agustus 2008 tepatnya pukul 10.15 wib, yang berlangsung di Pengajian MUSTIKA, Gedung Persaudaraan Haji, Jl. Tegalan, Matraman Jakarta-Timur. Pada hari itu merupakan hari yang bersejarah bagi Tan karena tak pernah membayangkan peristiwa syahadat itu akan dijalankan olehnya pada hari itu. Semua itu adalah percaturan Allah yang membuka hidayah untuk masuk Islam, kembali ke agama fitrah.
Hidayah itu adalah karunia Allah kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah mengkaruniakan hidayah dengan melalui sebab-sebab. Bermacam jalan Allah karuniakan hidayah itu melalui mimpi, perjalanan hidup, dan peristiwa-peristiwa lain yang hingga menggugah seseorang untuk mendapatkan agama kebenaran itu.
Salah satu dari sekian banyak yang Allah anugerahkan hidayah yaitu Tan Ong San yang berketurunan etnis Tionghoa. Sebab yang menguatkan ia mengikrarkan syahadat yang menyatakan ia masuk Islam ialah memang dari kecil, Tan hidup di lingkungan mayoritas Islam. Dan yang uniknya lagi Tan sering mimpi diberi rumah yang di dalamnya ada mesjid. Kemudian ditambah lagi dengan kejadian yang aneh sewaktu di jalan dalam rangka kerja, Tan ketemu pemuda yang meminta Tan untuk membaca 2 kalimah syahadat.
Begitulah petunjuk dari Allah kepada Tan yang akhirnya mengantarkannya mengikrarkan syahadat dengan kemantapan hatinya dan keyakinan kepada Allah bahwa apa yang terjadi bermula dari mimpi sampai kejadian yang mengesankan adalah merupakan petunjuk dari Allah.
Moga-moga Tan dapat menjaga hidayah dari Allah dengan sebaik-baiknya. Amiin
<10/08/08>
Konsultasi Oleh Pak Prana Tanjudin
& Pak Syarif Tanudjaja, SH
Konsultasi berlangsung pada tanggal 7 Agustus 2008 pukul 18.45 wib di Rumah Makan Lezaat Jl. Tegalan No. 1B Gdg. Persaudaraan Haji Lt. 1.Konsultasi tentang keluarga calon suami istri. Pada awal Konsultasi ini bersama dengan Pak Prana Tandjudin SH, MM memberi solusi tentang pernikahan, keluarga kedua calon dan dalam hal berumah tangga. Karena menyatukan dua keluarga bukanlah hal yang mudah, apalagi dari salah satu calon baru masuk Islam. Jika tidak berlandaskan karena Allah maka sulit untuk bersatu.Sebuah keluarga perlu adanya satu cita-cita untuk membina keluarga yang Cintakan Allah dan Rasul. Belum lagi kita sebagai seorang mualaf harus menjadi yang terbaik di dalam keluarga, agar keluarga dapat merasakan bahwa Islam itu indah dan mengamalkan Islam itu adalah selamat dan menyelamatkan.
Pada pukul 20.00 dilanjutkan konsultasi, pembicaraan di sekretariat Mustika-Matraman Gedung Persaudaraan Haji lt. 3 bersama dengan Pak Syarif Tanudjaja dan Pak Prana Tanjudin. Konsultasi selesai pada pukul 21.30 wib.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini
<04/08/08>
Wawancara Mualaf Mustika "Elly Pangestu" oleh Tabloid NURANI
Wawancara oleh Tabloid NURANI pada tanggal 3 Agustus 2008 berlangsung di Pengajian Mustika Pusat, Jl Tegalan 1B Gedung Persaudaraan Haji-Matraman Jakarta Timur pada pukul 11.00 wib. Yang berkesempatan diwawancara kali ini adalah Ci Elly Pangestu yang berketurunan Tionghoa yang menikah dengan orang Melayu Islam dan sudah punya anak 2. Suaminya adalah mantan guru ngaji Ci Elly loh.
Tak semua orang ditakdirkan memiliki pengalaman masuk Islam ini. Perasaan ini hanya di dapatkan bagi yang bukan lahir dari keluarga Islam. Inilah keunikan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang yang baru Masuk Islam. Hidayah iman dan Islam itu mahal tak dapat digantikan dengan apapun yang ada di dunia. Karena sangat berharga hidayah maka pasti ada tantangan dan rintangan yang dihadapi awal masuk Islam terutama biasanya dari lingkungan keluarga yang non muslim.
Begitu juga lah proses masuk Islam Ci Elly salah satunya melalui mimpi. Mimpi bukanlah suatu kebetulan karena di dunia ini tak ada yang kebetulan. Semua terjadi dengan sepengetahuan Allah. Perjalanan hidup yang mengantarkan Islam merupakan anugerah Allah yang terbaik. Dan sekarang ini Ci Elly aktif dari mulai berdirinya MUSTIKA sebagai rasa tanggung jawab seorang muslimin yang ingin membantu dakwah Islam terutama dikalangan etnis Tionghoa.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini
<22/07/08>
Wawancara oleh TABLOID REALITA
Pada tanggal 22 Juli 2008, MUSTIKA kedatangan tamu dari Tabloid REALITA di Sekretariat, Jalan Tegalan Matraman, Jakarta Timur. Maksud kedatangannya adalah mewawancarai Bapak HM Syarif Tanudjaja, SH untuk mendapatkan cerita pengalaman masuk Islam dan kegiatan dakwah di kalangan etnis Tionghoa khususnya.
Pertemuan ini berlangsung sekitar 1 jam. Pembicaraan seputar kegiatan Pak Syarif yang sekarang ini sebagai Ketua Pembina MUSTIKA, Ketua Bidang Dakwah Pendidikan dan Kebudayaan di DPP PITI (Pembina Iman Tauhid Islam d/h Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) dan sebagai Notaris. Pentingnya dakwah ke kalangan etnis Tionghoa yang masuk Islam, konsultasi, dan bimbingan merupakan peranan utama MUSTIKA, PITI karena banyak dari mereka mengalami kendala terutama ketika mereka berhadapan dengan keluarga terutama dalam hal pemahaman tentang Islam dan tradisi Tionghoa yang boleh atau tidak boleh dilakukan menurut hukum Islam.
Bila mereka kemudian masuk agama Islam kelanjutannya adalah mereka mendapatkan wadah untuk silaturahmi dan pembinaan mereka untuk mengetahui tentang kehidupan Islam dan seluk beluk tentang Islam.
Mayoritas etnis Tionghoa di Indonesia, kurang familiar dengan agama Islam, padahal Sahabat Rasulullah datang membawa dakwah Islam ke Negara Tiongkok terlebih dulu. Saat ini di Negara Tiongkok terdapat lebih dari 100 juta orang muslim dan muslimah.
Etnis Tionghoa ketika emigran ke negara-negara Asia Tenggara, mengikuti agama mayoritas penduduk negerinya, di Thailand menjadi Budha, di Philipina menjadi Katholik,. Tapi di Indonesia, mereka tidak mengikuti agama mayoritas penduduk Indonesia, Islam. Hal ini disebabkan oleh warisan politik colonial Belanda (devide et impera/pemecah belah) dengan membagi penduduk menjadi tiga golongan, di mana antar golongan satu terhadap golongan lain ditanamkan rasa kebencian dan ketidaksatuan, sehingga etnis Tionghoa di Indonesia terpisah dengan orang Indonesia beragama Islam.
Etnis Tionghoa di Indonesia tak paham tentang agama Islam sehingga tidak mengetahui apalagi merasakan indahnya kehidupan Islam. Maka dari itu kebanyakan etnis Tionghoa tak kenal dengan Islam. Mereka hanya tahu Islam itu keras dan militan, Islam itu bodoh dan malas. Padahal jika agama Islam diamalkan dengan baik dan benar, agama Islam menjadikan membawa umatnya selamat dan menyelamatkan.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
<01/07/08>
Liputan Interview Pak Syarif Tanudjaja Oleh TV ONE dalam Program "Nama & Peristiwa"
Liputan Interview Pak Syarif Tanudjaja, SH oleh TV ONE dalam program "NAMA & PERISTIWA" yang bertema Diskriminasi Etnis Tionghoa di Indonesia berlangsung di Sekretariat MUSTIKA Pusat-Matraman pada tanggal 14 Juni 2008 yang penayangan untuk tanggal 24 Juni 2008 pada pukul 19.30 wib.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
< 18/06/08>
Interview Pak Syarif Tanudjaja, SH (Pembina MUSTIKA) oleh Wai Weng Hew dari ANU (The Australian National University)
Interview Pak Syarif Tanudjaja, SH oleh Wai Weng Hew yang berasal dari Malaysia yang sekarang lagi di Indonesia untuk merampungkan tesis tentang Muslim tionghoa di Malaysia dan juga Indonesia. Mari kita berkenalan dengan Weng ini. Nah Weng ini adalah warga negara Malaysia keturunan Tionghoa yang beragama Budha. Sungguh menakjubkan kenapa Weng mau memilih Identiti Muslim tionghoa sebagai tesisnya. Weng menyelesaikan S1 di University Teknologi Malaysia, S2 pada University Kebangsaan Malaysia, dan yang terakhir ini ia mendapatkan beasiswa untuk S3 di ANU (The Australian National University). Tesis yang dibuat untuk S3 ini tentang Identiti Muslim Tionghoa di Malaysia dan juga Indonesia. Rencana Weng selama 1 tahun ini Weng berada di Indonesia untuk melakukan interview dan mengumpulkan maklumat. Selamat berjuang.......
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH dengan Wai Weng Hew dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
< 12/06/08>
Pertemuan Mualaf dengan Pak Syarif di RM Lezaat
Pertemuan beberapa mualaf dengan Pak Syarif Tanudjaja, SH pada tanggal 8 Juni 2008 di RM Lezaat ( Gedung IPHI, Jl. Tegalan 1B Matraman-Jakarta Timur). Yang hadir diantaranya Bpk Paulus Budi S yang baru masuk Islam tanggal 8 Juni juga, Suryo dan Christian yang bulan Mei lalu mengucapkan syahadat dan Ko Chandra yang sudah lama masuk Islam loh.....Pada kesempatan ini Pak Syarif dan mualaf saling berbagi pengalaman setelah masuk Islam dan pengetahuan tentang Islam dalam menjalani kehidupan secara Islam. Semua sangat bahagia dalam pertemuan ini dimana dapat mengeratkan silaturahmi dan kekeluargaan diantara mereka dan sekaligus mendapatkan bimbingan dalam mengamalkan Islam. Moga-moga pertemuan ini memberi banyak manfaat................
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Pertemuan Mualaf dengan Pak Syarif Tanudjaja, SH dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
<09/06/08>
Pengucapan Syahadat Bpk Paulus Budi Septiadi
Dengan kemantapan hatinya, Pak Budi mengucapkan syahadat pada tanggal 8 Juni 2008 berlangsung di Pengajian MUSTIKA Pusat-Matraman di Gedung IPHI Jl. Tegalan 1B, Matraman Jakarta Timur, yang dipimpin langsung oleh Pak Syarif Tanudjaja, SH. Dan sebagai saksi yaitu Bpk Andrew Irfan dan Mas Heri Supriadi. Menurut informasi, Istri Bpk Paulus Budi Setiadi sudah Islam sedangkan anak masih dalam proses ke Islam. Mari kita doakan agar keluarga Bpk Paulus menjadi keluarga yang sakinah. Moga Allah mengekalkan hidayah dan TaufikNya selalu..............
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Pengucapan Syahadat Bpk Paulus Budi S dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
<10/08/08>
Konsultasi Oleh Pak Prana Tanjudin
& Pak Syarif Tanudjaja, SH
Konsultasi berlangsung pada tanggal 7 Agustus 2008 pukul 18.45 wib di Rumah Makan Lezaat Jl. Tegalan No. 1B Gdg. Persaudaraan Haji Lt. 1.Konsultasi tentang keluarga calon suami istri. Pada awal Konsultasi ini bersama dengan Pak Prana Tandjudin SH, MM memberi solusi tentang pernikahan, keluarga kedua calon dan dalam hal berumah tangga. Karena menyatukan dua keluarga bukanlah hal yang mudah, apalagi dari salah satu calon baru masuk Islam. Jika tidak berlandaskan karena Allah maka sulit untuk bersatu.Sebuah keluarga perlu adanya satu cita-cita untuk membina keluarga yang Cintakan Allah dan Rasul. Belum lagi kita sebagai seorang mualaf harus menjadi yang terbaik di dalam keluarga, agar keluarga dapat merasakan bahwa Islam itu indah dan mengamalkan Islam itu adalah selamat dan menyelamatkan.
Pada pukul 20.00 dilanjutkan konsultasi, pembicaraan di sekretariat Mustika-Matraman Gedung Persaudaraan Haji lt. 3 bersama dengan Pak Syarif Tanudjaja dan Pak Prana Tanjudin. Konsultasi selesai pada pukul 21.30 wib.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini
<04/08/08>
Wawancara Mualaf Mustika "Elly Pangestu" oleh Tabloid NURANI
Wawancara oleh Tabloid NURANI pada tanggal 3 Agustus 2008 berlangsung di Pengajian Mustika Pusat, Jl Tegalan 1B Gedung Persaudaraan Haji-Matraman Jakarta Timur pada pukul 11.00 wib. Yang berkesempatan diwawancara kali ini adalah Ci Elly Pangestu yang berketurunan Tionghoa yang menikah dengan orang Melayu Islam dan sudah punya anak 2. Suaminya adalah mantan guru ngaji Ci Elly loh.
Tak semua orang ditakdirkan memiliki pengalaman masuk Islam ini. Perasaan ini hanya di dapatkan bagi yang bukan lahir dari keluarga Islam. Inilah keunikan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang yang baru Masuk Islam. Hidayah iman dan Islam itu mahal tak dapat digantikan dengan apapun yang ada di dunia. Karena sangat berharga hidayah maka pasti ada tantangan dan rintangan yang dihadapi awal masuk Islam terutama biasanya dari lingkungan keluarga yang non muslim.
Begitu juga lah proses masuk Islam Ci Elly salah satunya melalui mimpi. Mimpi bukanlah suatu kebetulan karena di dunia ini tak ada yang kebetulan. Semua terjadi dengan sepengetahuan Allah. Perjalanan hidup yang mengantarkan Islam merupakan anugerah Allah yang terbaik. Dan sekarang ini Ci Elly aktif dari mulai berdirinya MUSTIKA sebagai rasa tanggung jawab seorang muslimin yang ingin membantu dakwah Islam terutama dikalangan etnis Tionghoa.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini
<22/07/08>
Wawancara oleh TABLOID REALITA
Pada tanggal 22 Juli 2008, MUSTIKA kedatangan tamu dari Tabloid REALITA di Sekretariat, Jalan Tegalan Matraman, Jakarta Timur. Maksud kedatangannya adalah mewawancarai Bapak HM Syarif Tanudjaja, SH untuk mendapatkan cerita pengalaman masuk Islam dan kegiatan dakwah di kalangan etnis Tionghoa khususnya.
Pertemuan ini berlangsung sekitar 1 jam. Pembicaraan seputar kegiatan Pak Syarif yang sekarang ini sebagai Ketua Pembina MUSTIKA, Ketua Bidang Dakwah Pendidikan dan Kebudayaan di DPP PITI (Pembina Iman Tauhid Islam d/h Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) dan sebagai Notaris. Pentingnya dakwah ke kalangan etnis Tionghoa yang masuk Islam, konsultasi, dan bimbingan merupakan peranan utama MUSTIKA, PITI karena banyak dari mereka mengalami kendala terutama ketika mereka berhadapan dengan keluarga terutama dalam hal pemahaman tentang Islam dan tradisi Tionghoa yang boleh atau tidak boleh dilakukan menurut hukum Islam.
Bila mereka kemudian masuk agama Islam kelanjutannya adalah mereka mendapatkan wadah untuk silaturahmi dan pembinaan mereka untuk mengetahui tentang kehidupan Islam dan seluk beluk tentang Islam.
Mayoritas etnis Tionghoa di Indonesia, kurang familiar dengan agama Islam, padahal Sahabat Rasulullah datang membawa dakwah Islam ke Negara Tiongkok terlebih dulu. Saat ini di Negara Tiongkok terdapat lebih dari 100 juta orang muslim dan muslimah.
Etnis Tionghoa ketika emigran ke negara-negara Asia Tenggara, mengikuti agama mayoritas penduduk negerinya, di Thailand menjadi Budha, di Philipina menjadi Katholik,. Tapi di Indonesia, mereka tidak mengikuti agama mayoritas penduduk Indonesia, Islam. Hal ini disebabkan oleh warisan politik colonial Belanda (devide et impera/pemecah belah) dengan membagi penduduk menjadi tiga golongan, di mana antar golongan satu terhadap golongan lain ditanamkan rasa kebencian dan ketidaksatuan, sehingga etnis Tionghoa di Indonesia terpisah dengan orang Indonesia beragama Islam.
Etnis Tionghoa di Indonesia tak paham tentang agama Islam sehingga tidak mengetahui apalagi merasakan indahnya kehidupan Islam. Maka dari itu kebanyakan etnis Tionghoa tak kenal dengan Islam. Mereka hanya tahu Islam itu keras dan militan, Islam itu bodoh dan malas. Padahal jika agama Islam diamalkan dengan baik dan benar, agama Islam menjadikan membawa umatnya selamat dan menyelamatkan.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
<01/07/08>
Liputan Interview Pak Syarif Tanudjaja Oleh TV ONE dalam Program "Nama & Peristiwa"
Liputan Interview Pak Syarif Tanudjaja, SH oleh TV ONE dalam program "NAMA & PERISTIWA" yang bertema Diskriminasi Etnis Tionghoa di Indonesia berlangsung di Sekretariat MUSTIKA Pusat-Matraman pada tanggal 14 Juni 2008 yang penayangan untuk tanggal 24 Juni 2008 pada pukul 19.30 wib.
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH oleh TV ONE dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
< 18/06/08>
Interview Pak Syarif Tanudjaja, SH (Pembina MUSTIKA) oleh Wai Weng Hew dari ANU (The Australian National University)
Interview Pak Syarif Tanudjaja, SH oleh Wai Weng Hew yang berasal dari Malaysia yang sekarang lagi di Indonesia untuk merampungkan tesis tentang Muslim tionghoa di Malaysia dan juga Indonesia. Mari kita berkenalan dengan Weng ini. Nah Weng ini adalah warga negara Malaysia keturunan Tionghoa yang beragama Budha. Sungguh menakjubkan kenapa Weng mau memilih Identiti Muslim tionghoa sebagai tesisnya. Weng menyelesaikan S1 di University Teknologi Malaysia, S2 pada University Kebangsaan Malaysia, dan yang terakhir ini ia mendapatkan beasiswa untuk S3 di ANU (The Australian National University). Tesis yang dibuat untuk S3 ini tentang Identiti Muslim Tionghoa di Malaysia dan juga Indonesia. Rencana Weng selama 1 tahun ini Weng berada di Indonesia untuk melakukan interview dan mengumpulkan maklumat. Selamat berjuang.......
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Interview Pak Syarif Tanudjaja,SH dengan Wai Weng Hew dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
< 12/06/08>
Pertemuan Mualaf dengan Pak Syarif di RM Lezaat
Pertemuan beberapa mualaf dengan Pak Syarif Tanudjaja, SH pada tanggal 8 Juni 2008 di RM Lezaat ( Gedung IPHI, Jl. Tegalan 1B Matraman-Jakarta Timur). Yang hadir diantaranya Bpk Paulus Budi S yang baru masuk Islam tanggal 8 Juni juga, Suryo dan Christian yang bulan Mei lalu mengucapkan syahadat dan Ko Chandra yang sudah lama masuk Islam loh.....Pada kesempatan ini Pak Syarif dan mualaf saling berbagi pengalaman setelah masuk Islam dan pengetahuan tentang Islam dalam menjalani kehidupan secara Islam. Semua sangat bahagia dalam pertemuan ini dimana dapat mengeratkan silaturahmi dan kekeluargaan diantara mereka dan sekaligus mendapatkan bimbingan dalam mengamalkan Islam. Moga-moga pertemuan ini memberi banyak manfaat................
Silakan kunjungi www.muslimtionghoa.multiply.com untuk melihat foto Pertemuan Mualaf dengan Pak Syarif Tanudjaja, SH dan kegiatan mustika yang terkini dan download nasyid dari Lampion.
|