 SEKILAS MUSTIKA
MUSTIKA adalah singkatan dari Muslim Tionghoa dan Keluarga, yaitu sebuah yayasan yang memberikan informasi dan pembinaan Islam untuk muallaf khususnya etnis Tionghoa.
MUSTIKA dibentuk padatanggal 31 Januari 2006 oleh beberapa kaum muda dari kalangan muslim Tionghoa yang didukung oleh tokoh-tokoh muslim Tionghoa. Sedangkan Yayasan MUSTIKA sendiri diresmikannya saat tahun baru imlek tahun ini 19 Februari 2007.
Sebenarnya etnis Tionghoa sudah lama mengenal Islam. 1400 tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Muhammad SAW sudah ada pera Shahabat Nabi yang sampai dan berdakwah di negeri Tiongkok dengan pendekatan kasih saying sehingga berbondong-bondong orang-orang Tionghoa masuk Islam saat itu, diantaranya adalah Abdullah Al Bahili dan Sa’ad bin Abi Waqqash.
Namun di Indonesia, akibat politik penjajahan Belanda, secara umum etnis Tionghoa dipisahkan dengan umat Islam sehingga mereka mendapatkan informasi yang kurang tepat bahkan menyesatkan tentang Islam. Dengan demikian semakin lebarlah jurang pemisah antara etnis Tionghoa dan Islam.
Jurang pemisah itu semakin dalam. Umat Islam di Indonesia banyak yang prejudis dengan etnis Tionghoa sehingga identik bahwa etnis Tionghoa tu bukan Islam, demikian juga dengan etnis Tionghoa yang prejudis dengan Islam sehingga presepsi yang keliru tentang Islam dalam benak mereka tidak ada yang memperbaiki atau jarang sekali ada yang berusaha memberikan informasi yang tepat tentang Islam kepada mereka.
Inilah salah satu latar belakang MUSTIKA didirikan yang mana selain memberikan informasi dan kosultasi tentang Islam, juga membantu siapapun yang mau memeluk agama Islam dan memberikan pembinaan dasar bagi yang baru memeluk agama Islam (muallaf). |