07 Sept 2010
    
 
Menu    >> Home  >> >> MUTIARA HIKMAH 
Agenda

 

Polling

 


<19/10/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Anggaplah kita ini orang dagang di dunia ini, bahkan merasakan demikian setiap waktu, agar kita tidak terpaut dengan dunia, dan mendorong kita buat persiapan untuk balik ke Akhirat, dengan cara ini Insya-Allah kita akan selamat


HADIST
Menyebut-nyebut Nikmat Tanda Bersyukur
Muhammad Rasulullah saw bersabda:”Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah bersyukur, meninggalkannya berarti ingkar. Barangsiapa yang tidak mensyukuri nikmat yang sedikit, berarti ia tidak mensyukuri nikmat yang banyak. Dan barangsiapa tidak bersyukur kepada orang lain, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah SWT”. (HR. Baihaqi)


SAJAK
Gembiranya Engkau Tuhanku
Ya Allah! Engkau kenalkan diri Engkau
melalui Al Quran
Aku amat gembira, bahawa Engkau Tuhanku
Aku rasa bahagia menyembah dan memuji-Mu
Membesarkan-Mu, mensucikan-Mu setiap hari
Engkau adalah cinta agungku
Engkau sentiasa di dalam kenanganku
Hatiku sentiasa terhubung dengan-Mu
Itulah hiburanku, itulah ketenangan hatiku
Kebesaran Engkau kerana Engkau mempunyai
sifat-sifat kesempurnaan tidak terhingga
Kesempurnaan sifat Engkau yang banyak
itulah keagungan Engkau
Engkau patut dicinta dan ditakuti
Tap sifat kasih sayang-Mu lebih menonjol lagi
Orang yang hatinya buta saja,
yang tidak dapat melihat kebesaran-Mu
Orang yang hatinya mati,
yang tidak nampak kasih sayang-Mu
Orang yang hatinya mati,
Engkau tidak ada di dalam hatinya
Yang ada di dalam hatinya adalah cinta dunia
Tuhan! Aku berpuas hati Engkau adalah Tuhan aku
Kurniakanlah aku menyembah-Mu selalu
Di dalam menyembah-Mu itulah aku meluah rasa hatiku
Aku membesarkan, memuji dan mensucikan-Mu

<Abuya At Tamimi>

<06/10/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Bertanya dengan cara yang baik merupakan sebagian dari pengetahuan.

HADIST
Kemuliaan Terletak pada Kemandirian

Jabir ra. Mengabarkan, Muhammad Rasulullah w bersabda, “Malaikat jibril telah datang kepadaku dan berkata:’Hai Muhammad, hiduplah sesukamu karena sesungguhnya engkau pasti mati. Sukailah apa yang engkau kehendaki, sebab sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya. Beramallah sesukamu, karena sesungguhnya engkau akan mendapat balasannya. Dan ketahuilah, bahwa kehormatan seorang mukmin terletak pada sholatnya (yang dilakukan) pada malam hari sedangkan kemuliaannya terletak pada kemandiriannya dari pertolongan orang lain.” (HR. Baihaqi)

SAJAK

SETIAP DETIK MAKIN DEKAT KE AKHIRAT

Kita rasa hidup di dunia masih lama
Padahal setiap detik mungkin dekat ke Akhirat
Setiap detik dunia ditinggalkan
Setiap detik pula makin kurang umur kita

Rasa-rasa jangan sampai menipu kita
Gunakanlah akal agar tahu hakikat yang sebenarnya
Takkan tak faham dunia semakin jauh kita tinggalkn
Sesungguhnya Akhirat makin dekat kita hendak tuju

Di Akhirat adalah satu kehidupan
Bekalannya disediakan di dunia yang hendak ditinggalkan
Bukan di Akhirat kita membuat persiapan
Di sana hanya menerima hasilnya untuk dimakan

Alangkah malangnya di dunia tidak cari bekalan
Sampai di Akhirat kita akan terkejut tidak ada persiapan
Sedangkan di Akhirat tidak ada usaha dan amalan
Akibatnya ke Nerakalah kita dicampakkan

Sebelum terlambat buatlah persiapan
Persiapan untuk ke Akhirat yang berkekalan
Tak mengapalah kita berpayah-payah di dalam kehidupan
Akhirat nanti kita tidak menyesal kemudian


<29/09/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Usaha /ikhtiar adalah syariat yang diperintahkan untuk kita laksanakan. Disinilah letaknya pahala. Tetapi ia tidak menentukan nasib kita, sekalipun kita diperintahkan untuk berusaha. Nasib kita Allahlah yang menentukan


HADIST
Anjuran Memuliakan Tamu
Ibnu Syuraih Al’Adawi menuturkan, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia memuliakan tamunya, dan selebihnya.
Para sahabat bertanya,  “Apa yang di maksud dengan selebihnya, ya Rasulullah?”
”Yaitu siang malamnya,” tegas Rasulullah saw.  ”Bertamu itu (batasnya) hanya tiga hari. Lebih dari itu (jamuannya terhitung) sedekah atas tamu itu.” (HR. Muslim)

 

SAJAK
Mengenal Tuhan Dengan Hati

Dengan akal saja seseorang itu tidak akan kenal Tuhannya
Kekuatan akal hanya sekadar tahu
Yang mengenal itu adalah hati
Lantaran itulah ramai ahli fikir tidak mengenal Tuhan, hanya sekadar tahu
Bahkan ada di kalangan mereka yang tidak percaya wujudnya Tuhan
Hati atau jiwa itulah hakikat diri
Kalau hati atau jiwa tidak mati atau buta
Ia mampu mengenal Tuhan secara hakiki
Bahkan rasa bertuhan senantiasa hidup di dalam jiwa
Rasa itu akan dibawa ke mana-mana
Karena itulah hati dikatakan raja di dalam diri
Akal hanya sekadar penasehat saja
Raja sudah tentulah orang yang paling cerdik
Karena itulah ia mampu mengenal Tuhannya
Kecuali hati atau jiwa telah mati atau buta
Dibutakan atau dimatikan oleh akalnya sendiri
Makin cerdik akal, makin cepat buta atau mati jiwanya
Jika mengabaikan hati atau jiwa
Akal hanya menyuluh tapi hati atau jiwa menentukan
Akal hanya memberi panduan tapi hati meyakinkan
Karena itulah semua anggota badan biar berfungsi
Dia akan menguatkan satu sama lain
Jangan hanya akal saja  berfungsi, hati atau jiwa diabaikan

<Abuya At Tamimi>

<23/09/08>

MADAH, HADIST & SAJAK


MADAH
Allah! Hidupkanlah jiwaku dengan rasa bertuhan, bangunkanlah jiwaku dengan rasa kehambaan agar fitrahku dapat dikembalikan kepada asal kejadian. Fitrah semula jadi sebelum dirusakkan, dia telah kenal Allah. Dia telah berjanji kepatuhan dan ketaatan.


HADIST
Jika Menerima Sedekah Tanpa Meminta
Salim bin Abdullah ra mendengar cerita dari bapaknya, Muhammad Rasullah saw pernah membagikan zakat kepada Umar bin Khattab ra.

Sayidina Umar menolaknya dengan mengatakan,”Ya Rasulullah, berikanlah kepada orang yang membutuhkan daripada aku.”

Rasulullah saw menjawab, ”Ambillah, dan pergunakanlah untuk keperluanmu, atau sedekahkan. Apabila kamu diberi orang suatu pemberian yang tidak kamu idam-idamkan, atau tanpa kamu minta-minta, terimalah pemberian itu. Tetapi ingat, sekali-kali jangan meminta-minta. ”Oleh karena itu, kata Salim, Ibnu Umar ( bapak Salim ) tidak pernah meminta apa saja kepada seseorang, dan tidak pernah menolak apa yang diberikan seseorang kepadanya. (HR. Muslim)

SAJAK
Rasa Bertuhan

Orang yang rasa berTuhan
Ialah orang yang merasa diri sentiasa di dalam kekuasaan Tuhan.
Ia senantiasa sadar bahwa dia di dalam pengetahuannya
Di dalam penglihatannya dan di dalam pendengarannya
Jarang sekali dia melupakanNya
Dia merasakan Tuhan boleh berbuat apa saja ke atas diri
Nasib bergantung kepada Tuhan
Baik buruknya ditentukan oleh Tuhan
Hidup matinya ditentukan oleh KhaliqNya
Merasakan diri tidak ada kuasa langsung
Lantas dengan itu datang rasa takutnya kepada Allah Tuhan pencipta-Nya
Kebimbangan terbawa-bawa ke mana-mana
Dan di waktu kapan pun
Dengan itu lahir di dalam hati inginkan kasih sayang dari Tuhan
Agar dia diberi hidayah dan taufik
Supaya dia diberi keselamatan dan lindungan
Diapun menyembahNya dan membesarkanNya
Memanjatkan doa kepadaNya agar dipimpin selalu
Kesalahannya dia memohon ampun
Kesilapannya dia memohon maaf
Dengan nikmat dia bersyukur dan dengan ujian dia bersabar
Redha dengan ketentuan Tuhan
Apa saja yang dia mau buat dia tanya Tuhan lebih dahulu
Dia takut tidak sesuai dengan kehendakNya
Tuhan adalah tempat rujuknya
Begitulah orang rasa bertuhan
<Abuya At-Tamimi>

<16/09/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH

Apabila seseorang itu jiwanya tidak tergugat oleh harta, tidak tergugat oleh derita,  tidak tergugat oleh orang kata,   dia termasuk manusia luar biasa,  karena jiwanya dengan Tuhan saja.

HADIST

Rasulullah saw bersabda,”(Waktu) yang paling dekat keadaan Tuhan dari hamba-Nya adalah pada pertengahan malam yang terakhir. Oleh sebab itu, jika kau mampu hendaklah kau termasuk orang yang sedang berzikir kepada Allah pada malam itu.” (HR Tirmidzi, Hakim, dan Nasa’i)


SAJAK

Gembiranya Engkau Tuhanku
Ya Allah! Engkau kenalkan diri Engkau
melalui Al Quran
Aku amat gembira, bahwa Engkau Tuhanku
Aku rasa bahagia menyembah dan memuji-Mu
Membesarkan-Mu, mensucikan-Mu setiap hari

Engkau adalah cinta agungku
Engkau sentiasa di dalam kenanganku
Hatiku sentiasa terhubung dengan-Mu
Itulah hiburanku, itulah ketenangan hatiku
Kebesaran Engkau kerana Engkau mempunyai
sifat-sifat kesempurnaan tidak terhingga
Kesempurnaan sifat Engkau yang banyak
itulah keagungan Engkau
Engkau patut dicinta dan ditakuti
Tap sifat kasih sayang-Mu lebih menonjol lagi

Orang yang hatinya buta sahaja,
yang tidak dapat melihat kebesaran-Mu
Orang yang hatinya mati,
yang tidak nampak kasih sayang-Mu
Orang yang hatinya mati,
Engkau tidak ada di dalam hatinya
Yang ada di dalam hatinya adalah cinta dunia

Tuhan! Aku berpuas hati Engkau adalah Tuhan aku
Kurniakanlah aku menyembah-Mu selalu
Di dalam menyembah-Mu itulah aku meluah rasa hatiku
Aku membesarkan, memuji dan mensucikan-Mu

<Abuya At-Tamimi>

<10/09/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH

Bersedihlah dengan dosa di dunia ini, agar di Akhirat bergembira. Menangislah di dunia ini agar di Akhirat kita  ria dan ceria. Bersusah-susahlah kita dengan hak Allah di dunia ini, agar di Akhirat kelak kita dipermudah.

HADIST

Anjuran Mencari Pahala Akhirat
Dunia (harta) adalah benda yang ada di dunia sekarang ini. Orang yang taqwa dan orang yang derhaka sama-sama makan sebagian darinya. Sebaliknya akhirat merupakan janji yang benar. Pada hari akhirat kelak keputusan berada pada Raja Yang Maha Adil (Allah SWT). Dia memenangkan yang benar, dan mengalahkan yang salah. Karena itu jadilah kalian anak-anak akhirat, dan janganlah kalian menjadi anak-anak dunia. Sesungguhnya setiap ibu pasti diikuti oleh anaknya masing-masing”. (HR. Muslim)


SAJAK

Berkat Kekasih Tuhan
Di setiap zaman ada hamba-hamba Allah hatinya di dalam pandangan Allah
Para malaikat sentiasa mendoakan dengan keampunan dan rahmat Tuhan
Mereka adalah menjadi sebab dunia tidak dikiamatkan
Mereka apabila dipuji, jiwanya derita, tersiksa
Manakala mereka dikeji, senang menerimanya, karena mereka rasa hamba
Hati mereka susah karena kesusahan orang,  gembira dengan kesenangan orang
Melihat mereka yang membuat maksiat, didoakannya mereka agar diberi petunjuk
Orang yang menzaliminya didoakannya kepada Allah agar mendapat hidayah 
atau dengan kebaikan
Penderitaan dan kemiskinan orang lain mereka rasa berdosa jika tidak dapat membela
Dosa-dosa orang lain mereka rasa dosa-dosa mereka kerana kecuaiannya
Baik sangka saja dengan manusia
Kalau ada orang yang membuat jahat hatinya berkata mereka membuat dosa
dikarenakan kejahilan, aku membuat dosa dengan pengetahuan
Terlihat saja mukanya ceria, mesra untuk manusia, hatinya derita dan terhubung dengan Tuhannya
Rasa kehambaannya tetap kekal setiap masa, sekalipun sering bergaul dengan manusia
Hatinya dengan Tuhannya, jasadnya dengan manusia
Hatinya tersiksa dengan dosa, malu dengan nikmat Tuhannya
Tidak pernah membalas kejahatan orang dengan kejahatannya,
bahkan boleh membuat baik kepada mereka
Hati-hati yang semacam ini selagi wujud di dunia, dunia tidak akan dikiamatkan oleh Tuhan
Manusia lain mendapat rahmat dan nikmat disebabkan mereka
Tapi manusia umum tidak mengetahui jasa-jasa mereka,
bahkan mereka tidak dikenali orang
Itulah hamba-hamba Allah yang mereka mencintai Allah, Allah mencintai mereka
Mereka redha dengan Allah, Allah Taala meredhai mereka
Itulah manusia luar biasa, tapi tidak ada siapa yang mengetahuinya
<Abuya At-Tamimi>

 

<02/09/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Rasakanlah usaha itu perintah Allah; hasilnya ketentuan Allah.

HADIST

Membaca Al Quran Ciptakan Ketenangan

Al Barra ra menceritakan bahwa suatu malam ada seorang lelaki membaca surat Al Kahfi. Tidak jauh dari tempatnya, ada seekor kuda yang ditambatkan dengan tali panjang. Seketika datang awan menyelubungi tempat orang tersebut, sehingga kuda itu berputar-putar ditambatannya, lalu lari. Ketika hari telah pagi, orang itu mendatangi Nabi saw menceritakan  peristiwa yang dialaminya semalam.

Muhammad Rasulullah saw bersabda,’Itulah sakinah (yakni turunnya para malaikat membawa rahmat dan ketenangan) bagi pembaca Al Quran”.(HR. Muslim)


SAJAK

Keistimewaan Ramadhan


Bulan Ramadhan dengan rahmat Allah
Segala-galanya terbuka luas
Berkatnya terbuka luas
Keredhaannya terbuka sepanjang masa
Keampunannya terbuka siang dan malamnya
Pahalanya mencurah-curah
Bagaikan hujan lebat
Ia diganda-gandakan berbanding di bulan biasa
Rahmatnya melimpah ruah
Kepada sesiapa sahaja
Tapi mampukah kita
Memperolehi itu semua
Layakkah kita mendapatkannya
Kitakah orangnya yang memperolehi keistimewaan itu ?
Kalaulah di bulan Ramadhan itu lahir kita sahaja yang meriah
Disambut pula dengan pesta makan minum
Fikiran dan jiwa kita tidak pun berubah
Maka keistimewaan Ramadhan
bukan untuk kita

<Abuya At Tamimi>

<26/08/08>

MADAH, HADIST & SAJAK


MADAH
Hati ibarat tanah, dia boleh gersang, hati gersang tidak akan menumbuhkan lagi pokok-pokok kebaikan. Hati gersang disebabkan tidak berzikir, hati tidak selalu mengingati mati.


HADIST
Diilhamkan pada Setiap Manusia Jalan Kefasikan dan Ketaqwaan
Imran Ibnu Husain ra. Menceritakan, ada dua orang lelaki dari Muzainah menghadap Nabi Muhammad saw. “Ya Rasulullah, ceritakanlah kepada kami tentang hal-hal yang dikerjakan oleh manusia saat ini, dan dengan susah payah mereka melakukannya. Apakah hal itu merupakan sesuatu yang telah dipastikan atas diri mereka dan pasti terjadi, atau merupakan hal yang akan mereka hadapi?”
“Bukan,” jawab Muhammad Rasulullah saw. “Hal itu merupakan sesuatu yang telah ditetapkan atas diri mereka. Yang membenarkan hal tersebut ada dalam Kitabullah melalui firman-Nya (QS. 91/ Asy Syams:7-8)”Demi jiwa serta penyempurnaannya (ciptaan), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan kefasikan dan ketaqwaannya.” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

 

SAJAK
Ramadhan Bulan Bertuah

Bulan Ramadhan bulan bertuah
Bulan ibadah bulan mujahadah
Bulan rahmat bulan maghfirah
Bulan A-Quran dan Lailatul Qadar
Besarkan Ramadahan dengan puasa
Di waktu malam tambahkan ibadah
Bacalah Al-Quran banyakkan sedekah
Tarawih kerjakan walaupun sunat
Peliharalah mata jagalah telinga
Kawallah lidah dari yang sia-sia
Fikirkanlah yang mendatangkan faedah
Hubungkan hatimu dengan ALLAH
Zikir selawat doa panjatkan
Pahala Ramadhan diganda-gandakan
Jangan lupa jangan leka
Ramadhan tiba setahun sekali
Bulan Ramadhan bayarlah fitrah
Untuk membersihkan hati dan diri
Sebagai bantuan kepada yang susah
Agar mereka gembira di hari raya
ALLAH HU YA ALLAH
Kepada-Mu kami beriman
Kerana-Mu kami berpuasa
Di bulan ini bulan yang mulia
Kami mohon rahmat-Mu Ya ALLAH
Keampunan-Mu wahai Tuhan
Banyakkan iktikaf di sepuluh hari terakhir
Lailatul Qadar berlaku di malam itu
Kitakan mendapat pahala yang besar
Seperti beribadah seribu bulan

<Abuya At Tamimi>

<20/08/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Perkara yang patut dipandang besar bukan masa depan di dunia tetapi masa depan selepas mati di akhirat, ia kekal abadi.


HADIST

Malaikat Mendoakan Seseorang yang Berdoa untuk Saudaranya
Abu Darda mengabarkan, Muhammad Rasulullah saw bersabda, apabila seorang muslim mendoakan kebaikan untuk saudaranya (sesama muslim) yang berjauhan, maka malaikat mendoakan (orang yang berdoa) pula,”Semoga engkau memperoleh kebaikan juga (HR. Muslim)


SAJAK

Puasa
Bulan Ramadhan kita berpuasa
Itulah rukun Islam yang ketiga
Di waktu siang lapar dahaga
Siapa taat akan perintahnya
Diberi pahala balasan Syurga
Wahai kawan-kawan janganlah lupa
Siapa puasa mendapat pahala
Di akhirat kita mendapat syurga
Siapa malas nantikan kecewa
Wahai kawan-kawan janganlah lupa
Puasa banyak mengajar kita
Ia melatih kita berakhlak mulia
Agar menjadi orang bertaqwa
Diwaktu siang lapar dahaga

<15/08/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Berusaha dan bekerjalah untuk mendapatkan ketentuan dari Allah. Janganlah menunggu ketentuan dari Allah tanpa berusaha dan bekerja. Berusaha dan bekerja adalah hak kita, menentukan adalah hak Allah.


HADIST
Anjuran Mengambil yang Halal dan Tinggalkan yang Haram
Abu Hurairah ra berkata , Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya Allah azza wa jalla memberikan kepada hamba-Nya apa yang sudah ditetapkan bagian rezeki untuk dirinya. Karena itu berlaku baiklah kamu dalam mencari rezeki. Ambillah apa yang halal dan tinggalkanlah yang haram.” (HR. Abu  Ya’la)


SAJAK
Tanda Tuhan Murka

Diantara cara Tuhan murka pada seseorang hamba
Ialah apabila dia membuat amalan ibadah atau kebajikan
Dia memandang besar dengan ibadah dan serta kebajikannya
Apabila membuat dosa dan kesalahan dia memandang kecil sahaja bahkan
dilupakan
Ia merasakan ibadah dan kebajikannya boleh menghapus
atau menutup dosa-dosanya
Karena banyak ibadah yang dibuat dia terasa aman dan tenang dengan
Tuhannya
Bahkan rasa senang dan tenang dengan amal ibadah dan kebajikan yang
dibuatnya
Takut dengan Tuhan sudah tidak ada
Dia merasakan Tuhan sudah redho
Dia yakin dia akan selamat dengan ibadah dan kebajikan yang dibuatnya

Apabila Tuhan bertambah murka dengan amal ibadah
dan kebajikan yang dibuatnya
Datang pula rasa ujub dan riak
Kemudian timbul pula sumaah dan sombong dengan amal ibadahnya
Jika dia tidak sadar juga Tuhan tambah lagi kemurkaannya
Dengan cara dia memandang orang yang kurang ibadah dengan pandangan
hina
Dia mula mengata dan mengumpat orang lain
Kejahatan orang lain dia nampak
Kejahatan diri sendiri semakin tidak nampak

Dia pun terus mengerjakan ibadah dan kebajikan
di atas sifat-sifat yang disebutkan tadi
Hinggalah ke akhir hayat umurnya dia pun mati
diatas sikapnya yang diceritakan tadi
Maka dia pun mati di dalam Suul Khatimah
Mati di dalam kemurkaan Allah bersama-sama amal ibadahnya
Maka dia pun masuk Neraka dengan penuh terkejut
Wal iyazubillah

<Abuya At Tamimi>

<10/08/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Kebenaran itu sebenarnya indah. Untuk memilikinya tidaklah mudah, terpaksa menempuh jalan yang susah. Jalan yang susah itulah ramai orang yang gagal menempuhnya.


HADIST
Anjuran Berkata yang Benar

Abu Mas’ud ra mengatakan, Rasulullah bersabda,”Biasakanlah berkata benar, karena benar itu menuntun kepada kebaikan dan kebaikan itu menuntun ke surga. Hendaklah seseorang itu selalu berkata benar dan berusaha supaya tetap benar, sehingga dicatat di sisi Allah sebagai orang yang siddiq (amat benar). Dan berhati-hati dari bohong karena menuntun kita berbuat curang, dan kecurangan itu menuntun ke neraka. Seseorang yang selalu berlaku curang akan dicatat di sisi Allah sebagai pembohong.” (HR. Bukhari Muslim)


SAJAK
 
Kalau Umat Islam Hidup Semata-mata Hendak Hidup.
Kalau umat Islam hidup semata-mata hendak hidup, semata-mata hendak mencari makan
Lebih-lebih lagi hidup fikir hendak senang
Ditambah lagi tidak takut Tuhan, lupa Akhirat kerana hendak hidup
dia akan buat apa saja
Dia tidak fikir lagi halal dan haram
Yang penting dapat makan, boleh kenyang, kalau boleh dapat senang
Orang macam ini kalau boleh makan, boleh senang dengan fitnah orang,
dia akan fitnah orang
Kalau boleh makan dan senang hasut orang, hina orang, tipu orang dia akan lakukan
Jika boleh makan dan boleh senang dengan suap, terima suap dia akan amalkan
Sekiranya mencuri, merampok, membunuh boleh cari makan dan senang,
dia boleh kerjakan
Orang yang tidak fikir halal dan haram untuk hidup faktor besarnya,
tidak takut Tuhan dan karena cari makan dan senang
Orang yang bersifat semacam ini paling tidak di ujung hidupnya dia akan kecundang
Boleh jadi di dalam perjalanan hidupnya akan terbuka tembelang
dan akan dihukum Tuhan
Di atas dunia lagi akan terhukum juga oleh Tuhan sebagai balasan
Sebelum dia dihukum di Akhirat oleh Tuhan
Bahkan orang yang semacam ini di dunia lagi hidup tidak keruan dan tidak tenang
Kalaupun senang makan minum, selalu sahaja mendapat bala
yang berbagai-bagai macam
Jika banyak duit Tuhan bala dengan fikiran tidak tenang, berserabut malam dan siang
Boleh jadi juga niat senang makan minum tidak kesampaian
Ingin senang tidak senang, ingin senang makan minum, tidak senang makan minum
Boleh makan minum, boleh senang, bergaduh pula suami isteri tidak berkesudahan
Perang rumah tangga tidak ada kedamaian
Begitulah kalau orang Islam tidak takut Tuhan
Semacam itulah umat Islam yang hidupnya fikir makan minum dan hendak senang
Matlamat tidak sampai hanya kesusahan
Kalau sampai matlamat yang diidam-idamkan
Bala bencana pula yang selalu datang
Oleh itu mestilah takutkan Tuhan
Hidup hendaklah bersih daripada yang haram dan penzaliman
Takutkan Tuhan adalah ibu segala kebaikan
Termasuklah soal makan minum ada jaminan oleh Tuhan
<Abuya At Tamimi>

 


<05/08/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH
Amalan yang disukai Allah ialah yang dibuat secara istiqamah (berterusan/rutin) sekalipun sedikit.

HADIST
Terkutuklah Dunia Seisinya
Ibnu Mas’ud ra. memberitahukan, Muhammad Rasulullah saw bersabda, “Dunia itu terkutuk, dan terkutuk pula semu yang ada di dalamnya, kecuali dzikrullah (mengingat Allah) dan hal-hal yang berkaitan dengannya, erta orang alimnya atau orang yang belajar ilmu agama.” (HR. Thabrani)

SAJAK
Kematian
Ingatlah kematian itu dari detik ke detik
Dan dari saat ke saat
Justeru Allah tidak janjikan Kematian kita di waktu tua
Begitu juga Allah tidak janjikan Kematian kita
Sebab sakit, tidak pun sakit boleh mati juga
Oleh itu jangan senang hati
Kematian pasti berlaku
Tunggulah kematian dari nafas ke nafas
Agar kita tidak angan-angan melalaikan
Mengapa belum kita menambah amalan
Sedangkan umur berkurangan
Apabila sudah sampai kesempatan, kan menyesal
Ingatlah senantias Allah setiap waktu karena kita tidak tahu
Ingatlah mati di dalam segala hal agar kita senantiasa gentar dengan Allah
Oleh itu bersiap sedialah, mengusahakan iman dan taqwa
Sebagai bekalan akhirat yang kekal abadi
Hidup di dunia hanya sekali
Bila pergi takkan kembali tersilap di dunia padanya diterima di sana.
<Abuya At Tamimi>


<29/07/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

MADAH

Sholat lima waktu adalah  rahmat Allah kepada hamba-Nya agar manusia tidak terus lalai sepanjang masa.

HADIST

Menyebut-Nyebut Nikmat Tanda Bersyukur
Rasulullah saw. Bersabda:”Menyebut nikmat Allah adalah bersyukur, meninggalkannya berarti ingkar. Barangsiapa yang tidak mensyukuri nikmat yang banyak. Dan barangsiapa tidak bersyukur kepada orang lain, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah SWT” (HR. Baihaqi)


SAJAK

Hati Orang Mukmin

Orang mukmin itu hatinya senantiasa gelisah
Bukan gelisah karena dunia dan bagaimana nasib di dunia di masa tuanya
Resah dan gelisah dengan Tuhan dan hari Akhiratnya
Berbagai-bagai perasaanlah yang dia rasa,
Hingga hainya sibuk dengan Tuhannya
Susah dengan dosa sama ada yag sudah dilakukan mahupun kalau terbuat di masa depannya
Apakah Tuhan sudah terima taubatnya,  hatinya berkata-kata senantiasa
Ibadahnya apakah Tuhan terima?
Amal kebajikannya apakah ikhlas dia membuatnya,
Karena tipuan syaitan dan hati amat halus
Ikhlas di pangkal, rusak di dalam perjalanannya
Selamat di dalam perjalanan, rusk pula di hujungnya
Bagaimana nanti penutup hidupnya?
Atau penutup umurnya
Apakah husnul khaimah atau  suul khatimah
Sedangkan menuju Akhirat gangguan terlalu banyaknya
Bukan saja ganguan luarnya tapi gangguan batinnya lagilah amat halus
Kesalahan batin banyak yang tidak sadar berlaku
Aduh hatinya gundah gulana saja selalu
Selalu saja berombak, macam air laut
Senantiasa berkocak tidak henti-hentinya
Walaupun badan lahir sesama manusia, makan sama, berjalan sama, berbual sama,
Tapi lautan hatinya bergelobang tidk sama
Begelombang karena takut dengan Tuhannya
Kalaulah tidak gelombng besar, gelombang kecil pasti ada
Kalaulah gelombang hati orang mukmin itu d
perlihatkan kepada manusia bersamanya
niscaya manusia tidak minat hendak bergaul bersamanya
karena oran yng bersamanya terganggu sama hatinya
begitulah hati orang mukmin, walaupun bibirnya senyum tapi hatinya takut dengan Tuhan.<Abuya  At Tamimi>

 

<20/07/08>

MADAH,  HADIST & SAJAK

 

 

MADAH
Di dalam Islam tidak dilarang kaya,  begitu juga tidak dilarang miskin dan juga tidak dilarang hidup sederhana. Setiap seseorang itu boleh buat pilihan di mana salah satu daripada tiga cara itu dia boleh menjadi orang yang bertaqwa dia pilihlah jalan itu.

 

HADIST
Rasulullah saw bersabda, “Akan datang suatu masa, umatku mencintai lima dan melupakan lima: mencintai dunia dan melupakan akhirat; mencintai harta dan lupa hisab; mncintai manusia dan melupakan Khaliq (Maha Pencipta); mencintai dosa-dosa dan lupa bertobat; mencintai rumah mewah (istana) dan melupakan kuburan.” (Al-Hadist)

 

SAJAK

Ikhlaskan Ibadah Dan Amal

AllahTaala tidak memandang ibadah dan amal yang banyak
Tapi yang kholisnya
Allah Taala tidak berbangga pengorbanan
dan perjuangan yang banyak
Tapi murni lagi ikhlas
Buatlah, walaupun sedikit tapi sempurna dan ikhlas
Itulah yang Allah redha
Apa erti banyak, tidak sempurna dan tidak ikhlas
Allah tolak sahaja
Bahkan akan dilempar ke muka kita
Beribadahlah dengan jiwa yang selamat
Berkorbanlah dengan hati yang murni
Berjuanglah dengan hati yang ikhlas
Kerana yang menerimanya Allah Taala
Yang akan meberi pahala Dia juga
Bukan manusia
Periksalah hati selalu
sudahkah selamat, sudahkah murni, sudahkah ikhlas?

<Abuya  At Tamimi>

 

 

 

 

<13/07/08>

MADAH, HADIST & SAJAK

 


MADAH

Melihat pemandangan yang indah terasa kebesaran Allah, dapat nikmat terasa pemberian-Nya, berhadapan dengan ujian terasa ketentuan-Nya, di mana berada terasa Allah memerhati. Itulah tauhid yang hakiki.

 


HADIST

Rasulullah saw bersabda, “Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang maka dipercepat tindakan hukuman atas dosanya (di dunia). Dan jika Allah menghendaki bagi hamba-Nya keburukan maka disimpan dosanya samapi dia harus menebusnya pada hari kiamat kelak.”  (HR at-Tirmidzi dan al-Baihaqi)

 


SAJAK

Hikmah Susah Dan Senang

Terang siang tidak sampai ke malam
Hujan biasanya tidak berpanjangan
Awan mendung tidak selalu berlaku
Beginilah kalau susah tidak mesti berpanjangan
Senang pun tidak berlaku selalu
Kalau begitu di waktu susah jangan putus harapan
Di waktu senang jangan terlalu gembira tetapi syukurlah
Begitulah keadilan Tuhan kepada makhluk-makhluk-Nya
Senang dan sussah digilir-gilirkan
Ia datang silih berganti
Agar harapan kepada Tuhan tidak ada putus-putus
Di waktu senang syukur kepada-Nya
Di waktu susah ada harapan
Supaya Tuhan selalu dikenang
Tuhan tempat pergantungan dan harapan
Agar manusia tidak kehilangan Tuhan


<Abuya at-Tamimi>